“Ah si non pura-pura ga tau aja… itu lho, yang tadi sore…yang Non liat di ruangannya Pak Hendro tadi…” sindir Pak Oskar tersenyum mesum, “itu sih udah sering kok Non hehe…saya aja sudah pernah beberapa kali mergokin mereka gituan abis jam kantor”Aku terdiam tidak bisa berkata apapun, jantungku berdetak kencang, dapat kurasakan rasa malu bercampur hornyku yang sudah memuncak. Kulihat ia mengambil kunci, lalu berkata..“Kita cobain mobil di dalam yuk..” sambil terus menarik tanganku keluar dari pos satpam. Bokep Ia melucuti blazerku dan menjatuhkannya di bangku panjang di pinggir ruang itu, kemudian mulai mempreteli kancing kemejaku.Namun baru sempat ia membuka dua kancing atas, aku mendudukkan diriku di bangku, kulepaskan celananya, saat itu tercium bau pesing yang menyengat dari selangkangannya, bulunya yang sangat lebat dan agak keriting nampak menyembul dari pinggiran celana dalamnya.




















