Pembantu-pembantu adikku memang dibiasakan memanggil “Pak“ pada saudara-saudara majikannya, padahal terdengar sedikit asing di telinga. Aku melihatnya dan mulai masuk. Bokep Kubalikkan tubuhnya, lalu kuguyur punggungnya sekarang. Tina lalu kembali ke dapur, aku lalu meminum es tehnya, “Hah..segernya“, cuaca sedikit panas walau agak mendung.Tina kembali memasuki ruang keluarga, merapikan mainan-mainan anak adikku. Mendengar itu serangan makin kufokuskan. Masih tak terlihat kegiatannya, setelah tangan yang sedang menggapai gayung dan kaki yang diguyurnya baru aku ngeh..Tina sedang mandi.”Duhh..kesempatan sangat-sangat langka ini..tapi..kalo dia teriak dan nanti lapor adikku..bisa gawat bin masalah. Semua hal itu dari ekor mataku, karena fokusku pada sang kecoak. jawabku.Aku mencuci tangan dengan sabun yang ternyata posisi tempat sabun ada di belakang tubuh Tina. ”Kenapa Tina..hmm..kamu sendiri yang memulai kan”, bisikku.




















