aku keluar dari kamar untuk membuat secangkir kopi di dapur, dia lagi baca koran. Makin cepat.. Bokepindox Aku merebahkan tubuhku diatas tubuhnya. “dibales dong” kataku di sela-sela seranganku ke bibirnya. “iya, beneran, trus apa?” “boleh minta cium nggak?” “ooh..” langsung dia mencium pipiku. enaakk, oohh..” aku mendesah. “mau Sintia gituin nggak?” tanyaku. “Kenapa kok abang bengong?” tanyaku. sorry tadi Sintia keenakan jadinya narik-narik rambut abang deh.” “entar baru nyambung lagi ya”. “udah makan dulu sana….keburu dingin,” kataku lagi. Di kamar aku dah berada di atas tempat tidur, “bobo sini bang,” kataku sambil membetulkan posisi bantal yang berada di sampingku. Dengan menggunakan tangan kiri, dia menutup matanya sedangkan tangan kanannya meraba-raba permukaan tempat tidur untuk mencari bantal.




















