ayo bangun sarapan dulu..” Aku tidak bergeming, tapi aku terkejut ketika mendengar suara yang aku kenal “Papa dengan siapa di hotel ini..” Saat aku buka mataku, aku lihat Galih dengan tatapan kaget berteriak melihatku berada di tempat tidur papanya. om.. Bokepindo om.. Tapi lama kelamaan akupun merasa ada sayang padanya karena akupun sering merindukannya.Satu hari berada di Bali aku begitu senang karena seperti biasanya om Reza selalu memanjakan aku. Akhirnya om REzapun mengerang panjang “OOouugghhhh… ooouugghhhhhhh.. ooouuggghh.. aaaaggghh..” Nikmatnya kontol om Reza mungkin karena ukurannya lebih gede dari kontol Galih anaknya.Nafas om Reza semakin memburu dan akupun ikut bergerak di bawahnya “OOuuggh.. Tak ada keraguan dalam hatiku untuk Galih.Karena kami sudah bahkan sering melakukan adegan layaknya dalam cerita sex, jadi tidak mungkin dia akan menghianati cintaku, dan aku yakin akan hal itu.




















