Aku tak bisa menunggu lama, birahiku yang menggelegak minta dituntaskan.“Om lanjutkan ya sayang?” Dia tidak menjawab. Bokepindo Kamu pernah ke sana sebelumnya?”“Belum, Om saja yang nunjukin jalan.”“Jangan khawatir, akan Om tuntun kamu baik-baik.”Lalu kususupkan lenganku di bawah tengkuknya. Kulihat dia menyeberangi jalan.Seperempat jam kemudian, saat kukira dia tidak mendapatkan izin dari ibunya, kulihat Ermita datang. Biasanya pemuda playboy itu membawa pacar cewek gedongan sesama mahasiswa kampus.“Andi, di kulkas barangkali ada coca-cola.”“Terimakasih Om, nanti kami ambil.”Aku terus masuk ke dalam membuka kunci kamarku, ganti pakaian. Wajahnya penuh airmata.“Kenapa jadi begini, Ermita? Tapi berilah dia kesempatan mengenyam pendidikan. Dan bersetubuh dengan Ermita nikmat sekali, karena dia juga sangat menyukainya. Bibirnya yang merah karena merica rendang tampak semakin sensual dan menggairahkan.




















