Meski agak canggung, akupun berganti pakaian meskipun mbak Lita masih mengeringkan rambutnya. Bokep Colmek “….siap Boss, ntar aku kabari begitu sampai….daaaag sayang” kataku mengakhiri pembicaraan, takut aku tak tahan lagi menahan kenikmatan yang tengah melanda. Lita menelepon suaminya yang ternyata sudah datang sedari tadi, aku sudah mengetahuinya karena berulang kali dia kirim sms dan telepon tapi tak pernah kubalas karena memang tak ada kesempatan untuk itu, terakhir kuterima saat menyerahkan kunci mobil ke Valet, isinya, “aku sudah ada di hotel, hubungi bila nyampe”, tapi tak kutanggapi, takut Lita curiga. “kamu sombong sekarang nggak mau telepon aku lagi, terakhir kan saat di tretes itu, lama banget” sapaku, petugas valet mendatangi dan memberitahu kalau mobilnya sudah siap, aku suruh pinggirin dulu karena ingin ngobrol lebih lama dengan Dodi.




















