Mual-mual terasa hingga aku pun muntah, “HOEKK….”, semua yang ada di dalam perutku termuntah keluar hingga mengotori sekitar mulutku. Bokep Jepang Pria lain yang sudah ku sepong penisnya, sudah mengantri untuk menusuk vaginaku dengan penis mereka. Entah apa yang Alex bicarakan mereka, tapi nampaknya seperti tawar menawar. Kini mereka secara bergiliran menggenjotku dari lubang anusku. Tubuhku lelah, aku terbaring di kasur dengan suhu badan yang cukup tinggi. Sudah enam penis masuk ke vaginaku bergantian, mereka seperti belum puas dan kembali bergiliran lagi. ‘TIDAK PERLU, GUE SUDAH OTW KE SANA’, sms lanjutan Alex. Aku menjadi takut dengan ancamannya, sepertinya dia tidak main-main, apalagi kemarin-kemarin dia sudah berani menculik Chelsea.***Ku bangkit dan berpakaian yang rapi, mencoba melangkah walau pun sedikit lemah.




















