Tak lama, Erik sudah habis melucuti pakaian wanita itu. “Ayo bangun, cepat mandi, pakai pakaian terbaik kalian, setelah itu kalian harus berkumpul di aula. Bokep Hot Sudah kuputuskan! Sara melirik ke arah Erik yang sedang duduk di meja pojok bersama Tomi. pilihanku memang selalu tepat”, gumamnya. “Ya Erik..aku adalah milikmu. Tiba-tiba, Erik menarik gaunku dengan sangat kasar sehingga menjadi robek. “Ini akibatnya kalau jadi perempuan genit!!”
Erik menariknya lagi untuk kedua kalinya, pakaian dalamku semakin terlihat. Aku memekik dan mulai menangis. Ballroom hotel itu sangat indah, Erik mempersiapkannya secara spesial. Kemudian berteriak,
“Kenapa??!! Erik melakukan gerakan menghentak itu secara teratur, dan tiba-tiba aku merasakan getaran yang sangat hebat dalam diriku, aku merasakan ‘liang’ku
menyempit karena otot-otot di tubuhku menjadi tegang.




















