Lalu apa keuntungan Pak Hendrik? Bokep Tetapi saya tidak mau. Saya tidak mau tahu soal sewa kamar, minum, makan malam dan sebagainya.Semua aturan ini saya buat dari hasil pengalaman menjadi pelacur selama 3 tahun (saya berniat berhenti menjadi pelacur dua tahun lagi, bila modal saya sudah cukup). Orangnya sopan (asli dari Jawa Tengah) dan disiplin, dia juga sangat loyal pada saya (saya sudah sering mengetes kesetiaannya tersebut).Mulyono sudah saya anggap adik sendiri. Makin lama rangsangan itu semakin meningkat. Lalu dia bertanya siapa bapaknya. Oleh karena itu tarip pemakaian saya juga tidak murah. Menurut persepsi saya (mudah-mudahan persepsi saya salah) dunia peradilan di negeri kita masih semrawut.Mafia, nepotisme, sogok, intimidasi masih kental mewarnai dunia peradilan kita. “Ya entahlah”, jawab saya. Kemaluan saya mulai basah, menanti sesuatu yang akan masuk.




















