Selesai makan kami kembali kekantor dengan mobil sendiri-sendiri. “Andy, ditanya kok malah bengong”, Bu Melly menyenggol lenganku. Bokepindox Kupeluk tubuhnya kucium bibirnya. Dua buah bijiku diseruputnya Bener-bener enak. Dia itu kan kelas atas sementara aku karyawan biasa. Aku memberanikan diri untuk peduli,
“Ibu kok hari ini kelihatan kusut? bareng yuk”, ajakku. Kugenjot pantatku dengan irama yang pasti. “Ahh enak sekali Ndy”, ntah sudah berapa kali kata-kata ini diucapkannya.Mr.Happyku yang belum terpuaskan semakin bergejolak disasarannya. Dia itu kan kelas atas sementara aku karyawan biasa. “Ndy kamu hebat banget ciumannya, aku nggak pernah dicium seperti ini sama suamiku, bahkan akhir-akhir ini dia cuek dan nggak mau menyentuhku”, cerocos Bu melly curhat.




















