Aku menggenggam kedua lututnya, bangun, dan bergegas menggagahinya. Cukup sudah aku ditunggangi, pikirku, sekarang giliranku yang beraksi. Bokep Budi pun juga ikut menjilati kontolku. Kita sedang di ruang serbaguna apartemenku. Dia menggenggam tanganku lagi dan menarikku untuk duduk di sofa. Dan sejak itu aku sering… replay kejadian itu lagi di kepalaku.” Mendengarnya aku kaget juga. Pulang sana. “Gue dulu pernah lihat nama Budi di daftar family elu di FB,” jelas Edwin, sekarang mengerutkan dahinya.“Gue yakin bener.” Budi yang sejak tadi menyibukkan diri membaca berita di ponselnya sekarang terfokus pada pembicaraan. Dia menggenggam tanganku lagi dan menarikku untuk duduk di sofa. Timo memberinya sinyal untuk bergantian.Budi berhenti dan menghampiri Timo.










