Aku sudah berusaha berkali-kali menepis perasaan itu, tetapi selalu saja muncul di benakku. Bokep Aku sudah cukup dewasa untuk mengetahui betapa sepinya ibu ditinggal ayah. Aku tak ingin ibuku kehilangan kebahagiaan yang baru saja didapatnya. Bukan main! Kamu mengerti?” begitu kata ibu. Sebenarnya aku sudah curiga, sebab Pak Toyo (aku memanggil-nya “Pak” karena teman ayahku) yang rumahnya jauh sering datang minum jamu dan ngobrol dengan ibuku. Benda kecil yang ternyata kapsul lunak itu pecah di dalam mulut dan terpaksa tertelan. Kesadaranku entah berada di mana. Kebencianku kepada Pak Toyo begitu dalam. Aku tak berhasil melepaskan diri. Kuletakkan barang dagangan di meja dan rasanya ingin sekali aku memeluk ibu dan memohon maaf serta menceritakan apa yang telah dilakukan suaminya kepadaku.Tetapi hati kecilku melarang.




















