Harapannya untuk mempermalukan Sasha dengan cara mempertontonkan adegan dimana Sasha yang masih berbusana pengantin sedang memompa penisnya maju mundur kepada Pak Halim mulai sirna.“Sialan si Halim itu! Yaah! Bokep Jilbab/Hijab Pak Anton berdiri dengan gagah dihadapan Sasha yang terduduk di kursi itu, dimajukannya pinggangnya kedepan sehingga penisnya mengacung tepat dihadapan wajah Sasha. Sasha yang mabuk dan terpengaruh obat perangsang sudah kehilangan kesadaran untuk berpikir. Jarang sekali dilihatnya wanita dengan pantat sebagus itu. Pak Anton hanya tersenyum melihat tingkah pengantinnya itu.“Bersediakah anda menerima dan hidup bersamanya dalam suka-duka hingga maut memisahkan?”“Ya, saya bersedia.” Jawab Sasha.Mantri itu menyodorkan sehelai surat nikah kontrak kepada kedua mempelai itu. Atau kamu mau saya yang melepaskan?” hardik Pak Anton, namun Sasha hanya diam terpaku.“Ya sudah kalau begitu!” Pak Anton mendekati tubuh Sasha.Tangan Pak Anton segera melepas kait bra Sasha




















