“Enak aja, emang kamu!”, Cinta tersenyum. Bokeb “Ah Om bisa aja”. “Wah.. Seperti layaknya ‘klien’ berumur lainnya, Om Rudi tidak sejago bicaranya ketika beradu diatas ranjang. Om Ridwan pun terlihat tegang menunggu jawaban gadis cantik itu. Rido naik ke atas ranjang. IPK-nya disetiap semester hampir tak pernah dibawah 3,0. Rido tidak menginggalkannya setelah dua tiga kali menyetubuhinya seperti kekasih-kekasihnya yang lain. Ia sama sekali tidak pernah memberitahukan nomor ini selain kepada pelanggannya. Meletakkannya diatas meja dan menyalakannya. Dia mengambil brosur hotel yang disediakan di sudut meja resepsionis. Untungnya mereka bisa kompak bersandiwara untuk berpura-pura tidak saling mengenal. healty life?”, Om Ridwan tersenyum. Cinta sendiri hanya memandang kearah Om Ridwan. Iya Om, Cinta lagi sibuk nyusun skripsi jadi gak sempet main kesana”.




















