Pembimbingku di tempat aku PKL bernama Bapak NS. Pak NS memasukkan jari tengahnya ke dalam Vaginaku dan akupun menjerit, “Sakit Pak”. Bokeb Namun Pak NS berkata lagi, “Kamu nggak usah malu”. Ada yang aneh di dalam……, Aku di dalam ruangannya cuma berdua dengannya, mana tukang ukur bajunya, batinku? “Berapa ukuran Payudaramu Sas?”, tanyanya sambil mengelus lembut payudaraku. Aku merasa kerasan untuk menyelesaikan PKL ku di sana. Aku kaget setengah mati. Oh ya, aku lupa kasih tahu kalau aku di sana untuk praktek sebagai sekretaris.Untuk 2 minggu pertama tidak ada hal-hal yang janggal, semua pekerjaanku berlalu dengan benar apa adanya, Pak NS juga bersikap baik padaku. Aku diam saja dan cuma bisa meringis. Interview berjalan lancar dan aku segera dapat melakukan PKL-ku hari itu juga.




















