Pak tua tak puas, dia berpindah mengulum bibir Lusi. Lalu ditanyanya Dini. Bokepindo Lusi dan Dini hanya saling berpandangan. Kembali ke balik pohon menikmati tubuh indah Dini yang sedang mandi. Pukulan bertubi-tubi dihujamkan kepada tubuh ringkih pak tua oleh kedua gadis itu.Setelah puas, mereka mengajak Andi kembali ke cottage tanpa melepaskan pak tua dari ikatan di pohon. Dilanjutkan dengan teriakan pak tua memegang selangkangannya sambil mengeluarkan busa dari mulutnya.Ternyata sosok tubuh itu adalah Andi. Sosok hitam tersebut tertawa, memaksanya meminum suatu cairan, lalu membopong tubuh Dini yang telanjang di bahunya dan membawanya masuk ke dalam hutan.Perlahan, Lusi membuka matanya, tubuhnya masih tidak bertenaga. Ya, Dini. Dia pun beristirahat di bawah pohon besar. Tubuh mereka masih tanpa tenaga.




















